Indonesia Segera Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina

 


Jakarta – Kepedulian bangsa Indonesia terhadap Palestina tak perlu diragukan lagi. Bangsa ini memiliki komitmen yang kuat dan mendukung proses perdamaian di Palestina. Apalagi setelah tiga dekade berlalu, situasi di Palestina tak kunjung membaik. Sebaliknya, situasi semakin menunjukkan kemunduran dengan meningkatnya aksi kekerasan yang menyerang rakyat Palestina.

Bantuan kemanusian untuk rakyat Palestina segera dikirimkan. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang disampaikan usai memimpin rapat terbatas (ratas) membahas perkembangan konflik Palestina-Israel, Senin (30/10/2023), di Istana Merdeka, Jakarta. Pengiriman bantuan logistik dilakukan oleh TNI.

"Saat ini TNI tengah menyiapkan dua pesawat Hercules C-130 A-1327 dan A-1328 milik TNI AU dari Skadron Udara 31 dan 32. Selain itu, kita siapkan dua pesawat Hercules cadangan untuk mendukung misi tersebut," kata Kepala Pusat Penerangan TNI Laksda Julius Widjojono dalam keterangan tertulis, Kamis (2/11/2023).
Laksda Julius menjelaskan, satu pesawat carter, yakni Boeing 737 Garuda dari Polri, dilibatkan dalam pengiriman bantuan untuk warga Palestina. "Sehingga total dukungan pesawat untuk mengangkut logistik bantuan kemanusiaan ke Palestina berjumlah tiga unit pesawat," tambahnya.

Bantuan kemanusiaan tersebut, rencananya diterbangkan menuju Mesir. Kemudian diteruskan ke Palestina. Menurut Laksda Julius, Kementerian Luar Negeri RI kini sedang mengajukan nota diplomatik visa terkait over flight clearance, landing permit, ground handling, dan lain-lain. Sementara itu, Kementerian Pertahanan RI membantu pembiayaan pengiriman bantuan ini ke Palestina.
“Presiden Jokowi rencananya akan melepas pengiriman bantuan kemanusiaan untuk Palestina ini pada Sabtu (4/11) pukul 08.30 WIB di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur,” ujar Laksda Julius.

Diperkirakan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Palestina ini akan tiba di Mesir pada Senin (6/11/2023). Sedangkan rute penerbangan tiga pesawat yang mengangkut bantuan kemanusiaan ini, jelas Laksda Julius, yaitu Ops Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta)-Aceh-Yangon Myanmar-New Delhi India-Abu Dhabi UEA-Jeddah Arab Saudi-El Arish Mesir.
Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan bantuan kemanusiaan yang akan dikirim untuk rakyat Palestina akan disesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan rakyat Palestina. Bantuan ini adalah gabungan bantuan dari pemerintah dan dunia usaha serta masyarakat Indonesia.

Dikatakan presiden, Indonesia terus mengikuti secara dekat perkembangan kondisi di Gaza dan Indonesia sangat marah terhadap memburuknya situasi di wilayah tersebut, terutama situasi kemanusiaan. Indonesia juga terus melakukan komunikasi dengan banyak pihak untuk mengupayakan penyelesaian masalah ini.

 “Posisi Indonesia sangat jelas dan tegas, mengutuk keras serangan acak terhadap masyarakat sipil dan fasilitas sipil di Gaza. Kekerasan harus dihentikan, gencatan senjata harus terus diupayakan, bantuan kemanusiaan harus terus didorong dan dipercepat, diakselerasi,” tegasnya. (unni/dtc)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Diskusi Bareng FJPI di HPN 2023, Hadapi Pemilu 2024 Perlu Literasi Digital

Jangan Takut Debt Collector

Potensi Uang dari yang Terbuang