Warga Sunda di Sumbar Titip Aspirasi kepada Calon Anggota DPD RI Leonardy Harmainy
Padang, Khazanah –
Warga Sunda yang tinggal dan menetap di Padang menitipkan aspirasinya kepada
calon Anggota DPD RI Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa. Sikap tersebut tak
serta merta mereka sampaikan, namun telah melalui berbagai pertimbangan, di
antaranya Leonardy dinilai sebagai tokoh yang religius dan agamais, memiliki
kapasitas dan kompetensi yang telah teruji selama ini baik sebagai Anggota DPRD
Sumbar dulunya hingga kini tetap dipercaya sebagai senator.
“Pak Datuk itu memiliki
komitmen dan peduli dengan para perantau dari berbagai suku yang bermukim di
Ranah Minang, tak terkecuali Suku Sunda,” kata Amin Prabu, Ketua PPW Angkatan
Muda Siliwangi (AMS) Perwakilan Sumbar saat besilaturahmi dengan calon Anggota
DPD RI Leonardy Harmainy, Minggu malam (29/10/2023) di Padang.
Silaturahmi tersebut
dihadiri Pembina Paguyuban Warga Sundang (PWS) Sumbar, Didin Tohidin serta
segenap warga Sunda dari berbagai kabupaten/kota di Sumbar. Untuk menyongsong
Pemilu 2024, warga Sunda di Ranah Minang
sepakat bersatu dalam wadah Gerakan Sunda Memilih (GSM) Sumbar.
Amin Prabu adalah inisiator
Gerakan Sunda Memilih (GSM) di Sumbar. GSM adalah sebuah gerakan masyarakat
Sunda untuk menjadi kelompok yang aktif sebagai pemilih dan menjadi bagian yang
penting dari Pileg dan Pilpres 2024. GSM bertujuan untuk memaksimalkan
partisipasi pemilih di Sumbar terutama dari warga asal Sunda agar sura mereka lebih
terarah dan bermartabat.
“Kami juga mendorong
Ki-Sunda sebagai subyek politik serta mendukung dan membersamai tokoh Sunda
Asli dan tokoh masyarakat yang Nyunda -
Nyantri - Nyakola,” jelas Amin Prabu.
Ditambahkannya, potensi
warga Sumbar di Ranah Minang cukup besar. Berdasarkan data tahun 2014, jumlah
warga Sunda yang tinggal di Sumbar sekitar 68.700 orang. Mereka paling banyak
tinggal di Dharmasraya, Pasaman Barat, Sijunjung, Kabupaten Solok, Solok
Selatan, Tanah Datar dan Limapuluh Kota. Di Padang, jumlah warga Sunda sekitar
4.000 orang.
“Seluruh warga Sunda
tersebut sudah memiliki KTP daerah setempat dan bekerja pada berbagai sektor,
seperti pertanian, perdagangan dan lainnya,” katanya.
GSM ini dipimpin oleh
Otong Rosadi dan dilengkapi dengan koordinator pada sejumlah kabupaten/kota,
masing-masing Kaid di Kota Padang, Ndut Ahadiyat sebagai koordinator Pesisir
Selatan dan Mentawai, Tuti di Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman,
Rossi di Sijunjung, Ikhsan di Limapuluh Kota, M. Abdilah di Pasaman Barat,
Rahmat di Pasaman dan Wahyudin di Dhamasraya.
“Dalam hal ini, saya
memimpin GSM dalam rangka mendukung tugas KPU untuk meningkatkan partisipasi
pemilih. Soal pilihan, itu adalah hak masing-masing,” ujar Otong Rosadi.
Leonardy mengucapkan
terima kasih atas dukungan yang diberikan warga Sunda yang tinggal di Sumbar
untuk dirinya. Pihaknya siap memperjuangkan aspirasi yang disampaikan. Untuk
itu, pihaknya mohon doa segenap masyarakat khususnya warga Sunda di Sumbar agar
dia kembali ke Senayan.
“Anggota DPD RI itu
berbeda dengan anggota DPR RI, sebab anggota DPD RI maju secara pribadi
berdasarkan dukungan masyarakat yang dibuktikan dengan KTP by name by address,”
terang Leonardy.
Diterangkan Leonardy,
DPD berperan penting dalam mendorong percepatan pembangunan di daerah sesuai
tugasnya mengawal kemajuan masyarakat berdasar prinsip teritorial. Selama
mengemban amanah sebagai anggota DPD RI, pihaknya sudah mendatangi banyak
nagari di Sumbar menyerap aspirasi mereka.
GSM juga memberikan
dukungannya kepada caleg DPR RI Dapil Sumbar 1, H. Asnawi Bahar dari PAN dan
caleg DPR RI Sapil Sumbar 2, Hj. Dhifla Wiyani, SH, MH dari Partai Golkar. (unni)


Komentar
Posting Komentar