Pedagang Tuak Suling Digerebek
Nah, minuman seperti ini dijual pegadang di kawasan
Banuaran, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat. Lokasi warung
pedagang tuak suling ini tepat berada di depan gerbang SMP Negeri 17 Padang.
Setiap hari anak-anak berseragam putih dongker itu menyaksikan orang minum tuak
yang tentunya memabukkan.
Tak pelak, keberadaan warung yang menyediakan tuak suling ini
mengundang keresahan warga. Karena berada di depan sekolah, dikhawatirkan ada diantara
konsumennya terdapat pelajar. Apa jadinya jika anak-anak yang masih bau kencur
itu sudah mengonsumsi minuman sejenis tuak. Dan akhirnya warga melaporkan hal
tersebut kepada petugas Satpol P Kota Padang.
Jum'at (21/10/22) dini hari, petugas penegak Perda itu mendatangi
warung tuak tersebut. Dari temuan petugas, minuman tuak suling dikemas dalam
bentuk botol minuman berenergi. Seluruh minuman yang tersebut disita petugas,
sementara penjual minuman dilakukan pemanggilan oleh PPNS Satpol PP Padang.
"Masyarakat resah karena pemilik warung ini menjual tuak
suling secara terang-terangan, padahal lokasi warungnya berada di lingkungan
pendidikan," ucap Deni Harzandy, Kabid Tibum Tranmas Satpol PP Kota
Padang.
Dikutip dari berbagai sumber, diketahui tuak suling merupakan minuman khas dari Nias, Provinsi Sumatera Utara. Namun minuman beralkohol ini dapat memicu konsumennya melakukan perbuatan kriminal. Karena data dari Polres Nias menyebutkan, sebagian besar pelaku kriminal di wilayah hukum Polres Nias mengaku melakukan aksi kejahatan di bawah pengaruh alkohol. (unni)


Komentar
Posting Komentar